Geografi - Penginderaan Jauh | Kamis, 25 Juli 2019
Pernakah berpikir bagaimana Google atau aplikasi lainnya bisa mengambil gambar, informasi dan peta dari permukan bumi ini? Jawabannya adalah dengan penginderaan jauh. Pengambilan tersebut dilakukan dengan jarak yang jauh dan menggunakan wahana atau benda tertentu. Inilah penjelasan mengenai bagaimana perusahaan-perusahaan tersebut mengambilnya menggunakan penginderaan jauh.
Penginderaan jauh biasanya hanya dibatasi pada penginderaan yang menggunakan spektrum Elektromagnetik. Energi yang digunakan dalam penginderaan jauh berfungsi sama dengan sifat cahaya, yang tidak hanya meliputi spektrum tampak, tetapi juga meliputi spektrum ultraviolet, inframerah dekat, inframerah tengah, inframerah jauh, dan gelombang radio. Selain itu juga memanfaatkan energi elektromagnetik seperti sinyal, panas, dan gelombang radio sebagai sarana untuk mendeteksi dan mengukur berbagai karakteristik objek yang ada di permukaan bumi (Menurut Sabins (1997))
![]() |
| Contoh peta yang diambil oleh Google |
APA ITU PENGINDERAAN JAUH?
Pengertian atau definisi Penginderaan Jauh :
- Penginderaan Jauh (Remote Sensing) adalah ilmu dan seni untuk memperoleh informasi tentang suatu objek, daerah, atau fenomena melalui analisis data yang diperoleh menggunakan suatu alat tanpa kontak langsung dengan objek, daerah, atau fenomena yang dikaji.
- Sebagai ilmu untuk mendapatkan informasi mengenai permukaan bumi yang diambil dari jarak jauh.
- Sebagai suatu proses membaca dari jarak jauh menggunakan berbagai sensor, sehingga diperoleh data yang kemudian akan dianalisis menjadi sebuah informasi.
Dengan kesimpulan penginderaan jauh adalah suatu proses pengambilan informasi melalui analisis data yang menggunakan berbagai sensor tanpa adanya kontak langsung atau harus berada di tempat itu.Penginderaan jauh juga tidak hanya terbatas sebagai alat pengumpulan data mentah, tetapi juga meliputi pemrosesan data mentah secara manual dan terotomatis, analisis citra, serta penyajian hasil informasi yang diperoleh.
- Wahana bisa diartikan sebagai kendaraan yang membawa alat pemantau atau sensor dan biasa disebut mediator. Wahana umum yang biasa digunakan oleh penginderaan jauh dalam pengumpulan data adalah satelit dan pesawat terbang.
![]() |
| Pesawat terbang |
![]() |
| Satelit |
Penginderaan jauh biasanya hanya dibatasi pada penginderaan yang menggunakan spektrum Elektromagnetik. Energi yang digunakan dalam penginderaan jauh berfungsi sama dengan sifat cahaya, yang tidak hanya meliputi spektrum tampak, tetapi juga meliputi spektrum ultraviolet, inframerah dekat, inframerah tengah, inframerah jauh, dan gelombang radio. Selain itu juga memanfaatkan energi elektromagnetik seperti sinyal, panas, dan gelombang radio sebagai sarana untuk mendeteksi dan mengukur berbagai karakteristik objek yang ada di permukaan bumi (Menurut Sabins (1997))
Cara Kerja/ Pengumpulan
![]() |
| Cara kerja Penginderaan Jauh |
- Setelah penjelasan sebelumnya di penginderaan jauh terdapat dua wahana yaitu wahana satelit dan wahana pesawat.
- Sistem sensor yang berada di wahana akan mendeteksi energi elektromagnetik yang dipancarkan oleh permukaan bumi. Energi yang dipantulkan tersebut dapat berasal dari tenaga alam dan tenaga buatan. Tenaga alam adalah tenaga yang berasal dari pantulan dari tenaga alam dan tenaga buatan. Tenaga buatan diperoleh dari pantulan pulsa radar atau sinar lampu di permukaan bumi. Energi yang yang terdeteksi sistem juga dapat berupa emisi, yaitu energi yang dipancarkan langsung oleh objek di permukaan bumi.
- Energi elektromagnetik yang telah terdeteksi oleh sistem sensor dalam bentuk sinyal elektrik analog, kemudian dikoversi menjadi nilai-nilai digital.
![]() |
| Signal Analog dan signal digital. |
4. Cara pengumpulan di setiap wahana memiliki caranya masing-masing. Bila wahana yangdigunakan:
- Pesawat terbang setelah data dikumpulkan, data tersebut dibawa kembali untuk dilakukan penelolahan maupun interpretasi.
- Wahana satelit, data-data yang dikumpulkan dalam sistem satelit dikirimkan melalui stasiun-stasiun penerima data di bumi dengan cara telemetri.
Data yang sudah terkirim kemudian direkam pada pita perekam magnetik.
5. Citra penginderaan jauh, tidak hanya diperoleh dari satu saluran (Monospectral) tetapi juga multi saluran (Multispectral) dan bebas awan untuk data SAR. Kemampuan misi satelit penginderaan jauh selain ditentukan oleh daya guna format digitalnya, juga ditentukan oleh resolusi spesial, resolusi spektral, dan resolusi temporal.
6. Pengelolahan maupun interpretasi data penginderaan jauh, didasarkan pada prinsip dasar penginderaan jauh.
Istilah yang perlu dipahami pantulan dan albedo.
- Pantulan (Reflectance-US/ Reflection faktor-UK) mengacu ke rasio antar total radiasi (hemisferikal) yang dipantulkan oleh suatu benda dengan radiasi yang mengenai benda tersebut.
-Apabila kata sifat spektral ditambahkan di belakang pantulan dan daya pantul, dapat dikatakan bahwa pengukuran dilakukan panjang gelombang yang berurutan (Misal spektrum tampak, 0,38-0,70 mm)
-Albedo menunjukkan perbandingan (Rasio) antara radiasi matahari yang mengenai benda dan total radiasi matahari yang datang ke benda. [dinyatakan dalam persen]
Daftar Pustaka
Daftar Pustaka





blog ini menyajikan informasi yang menarik.. terimakasih atas informasinya ^^
ReplyDeleteblognya sangat rapih dan membuat pembac senang membaca blog ini juga ^^
Penjelasan sangat mudah untuk dimengerti. keep it up!
ReplyDeleteMenarik! Mudah dimengerti! Good job!
ReplyDeleteThis comment has been removed by the author.
ReplyDeleteAplikasi untuk kehidupan sehari-hari juga tak dilupakan. Good job!
ReplyDeleteAplikasi untuk kehidupan sehari-hari juga tak dilupakan. Good job!
ReplyDeletepenejelasannya usdha baik. Good job !
ReplyDelete